Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label catatan ringan

Istana IKN

Bangunan Istana di Ibu Kota Negara (IKN) sedang jadi buah bibir. Terlalu banyak yang mencibir. Juga nyinyir.  Pasalnya, bentuknya kurang jelas. Namanya Istana Garuda. Tapi tidak mirip seekor burung yang jadi lambang negara itu.  Lebih mirip istananya Batman, Gotham City.  Ini gambar istana IKN.  Ada yang bilang menyeramkan. Beraura mistis. Alih-alih menyerupai Garuda, malah lebih mirip kelelawar.   Dibikin dari rajutan baja yang didatangkan langsung dari PT. Karakatau Steel, istana IKN ditangani seorang lulusan ITB bernama Nyoman Nuarta. Orang Bali tapi tinggal di Bandung. Ahli bikin patung. Kata orang, dia bukan arsitek. Dia pematung. Suatu keahlian yang dia dapatkan secara turun-temurun dari kakek moyangnya di Bali. Seniman di Bali pandai-pandai bikin patung. Tak terkecuali Nyoman Nuarta.  Belakangan, Nuarta-lah orang yang paling "tersiksa" oleh hujatan jutaan Netter di medsos. Cacian dan serapah dilempar begitu saja ke jidatnya.  Tidak tahan di...

ke cawang

Saya akan melakukan perjalanan ke Cawang dengan kereta, pada sebuah pagi, ketika di timur sinar matahari baru saja naik lima jengkal. Sebelum berangkat, saya menelpon seorang kawan, mengabarkan kedatangan saya. Di saku saya hanya ada HP yang tidak bisa difungsikan. Saya menelepon dengan telepon ofis, tak lebih dari 2 menit. “Saya akan ke Jakarta, Kawan. Sekitar jam 8 nanti saya sudah akan tiba di Cawang.” Kata saya di telinga kawan saya, lewat telepon. Hari itu hari Minggu, 2 November. Di stasiun Bogor , saya seperti orang bingung. Setelah melewati loket dan membeli karcis ekonomi 2500 tujuan Jakarta, saya beranjak ke tempat di sisi rel, di mana para penumpang menunggu kereta yang akan tiba. Mereka yang jeli membaca sikap seseorang, tentulah tidak akan sulit mengenali saya sebagai orang baru, meski saya berusaha bertingkah sebagai orang yang seolah-olah sudah lima tahun tinggal di kota itu. Saya memaksa diri untuk bertanya kepada seseorang yang kelihatan telah lanjut usia....

Halimun 8

“Selamat pagi..ini kantor Kabarpemilu.com, jalan Halimun 8?” Di ruang tamu, seseorang mempersilahkan saya dan kawan Robi masuk. Ruangan itu terasa lembab, sejuk. Saya menaksir bangunan rumah ini didirikan dari tahun yang telah lewat jauh. Belakangan saya ketahui berdiri di tahun sekitar 1970-an. Ini kantor redaksi. Meja dengan komputer dan telepon. Dan orang-orang yang suntuk di depan layar monitor. Satu dari redaktur itu yang kemudian saya kenal dipanggil dengan nama Bung Cae, mengenal baik kawan saya. Saya bersyukur dan menganggap ini sebagai permulaan yang bagus. Bung Cae adalah wartawan yang pernah satu lokasi dengan kawan Robi, saat kawan Robi bertugas di Bogor, sebelum ia dipindah ke Jakarta. Selepas perbincangan basa basi yang kurang dari satu jam itu, saya diminta membuat berita: ramalan cuaca. Hmmm.. sejak kapan saya belajar jadi juru ramal. Saya diminta mengontak dinas BMG. “Tolong dong buatin berita tentang cuaca hari ini dan tiga hari ke depan. Sekalian kontak pegawai BMG...

Kawan, Saya Tiba Tiba-tiba

Ketika saya terbangun di sebuah pagi, saya seperti merasa tengah mengulangi suatu kejadian yang sama di waktu yang berbeda. Ini yang dinamakan dejavu. Saya mengusap kedua mata saya yang masih sayu. Ruangan ini begitu asing. Udaranya asing. Aromanya juga asing. Saya telah berkali-kali merasa menjadi orang asing di tempat yang baru saya kunjungi. Ini adalah pagi pertama saya di Jakarta . Kedatangan saya begitu tiba-tiba. Tangan takdir mengantar saya seorang diri ke kota ini. Tadi malam, setiba di Pulo Gadung, saya menghubungi rekan saya, Robi. Dia mempersilahkan saya untuk menginap di kontrakannya, sebelum besok saya harus melanjutkan perjalanan ke Bogor . Dalam kondisi tubuh yang masih lelah, saya memutar kembali ingatan rekaman perjalanan panjang saya, sampai pada akhirnya kini saya berada di tempat asing ini. Tanggal 4 Oktober, jam 8.30 petang, saya bertolak dari Surabaya dengan bus kota menuju Jakarta . Baru saja siang tadi sekitar jam 2, saya menyetujui untuk menerima tawaran...